Tulungagung — Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU Tulungagung) secara resmi mengukuhkan pengurus Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) tingkat universitas dan fakultas, yang meliputi Senat Mahasiswa (SEMA), Dewan Mahasiswa (DEMA), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), dan Unit Kegiatan Khusus (UKK) untuk masa bakti tahun 2026 yang digelar di Aula Gedung KH Arief Mustaqiem lantai 6, Rabu (07/01/2026).
Pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam mengawali dinamika organisasi kemahasiswaan UIN SATU di tahun 2026, sekaligus menandai dimulainya peran strategis mahasiswa sebagai motor penggerak kegiatan akademik, kemahasiswaan, dan pengembangan diri di lingkungan kampus.
Dalam sambutannya, Rektor UIN SATU Tulungagung, Prof. Abd. Aziz, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya agenda pengukuhan tersebut sebagai peristiwa penting di awal tahun 2026. Rektor menegaskan bahwa pada tahun 2026, kampus menaruh harapan besar kepada mahasiswa untuk terus maju dan berkarya, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional bahkan internasional.
“Pertama-tama saya ucapkan selamat kepada saudara-saudara yang telah terpilih menjadi pengurus, baik SEMA, DEMA, UKM, maupun UKK. Saya berharap, melalui kepengurusan ini, UIN SATU Tulungagung dapat semakin dikenal secara nasional, bahkan internasional,” tegas Rektor.
Rektor juga menyampaikan optimismenya setelah melihat semangat para pengurus Ormawa yang baru dikukuhkan. Menurutnya, wajah-wajah cerah para mahasiswa mencerminkan energi positif dan potensi besar yang dimiliki.
“Saya melihat wajah para pengurus ini cerah semua. Mudah-mudahan kegiatan-kegiatan yang saudara rancang dan laksanakan benar-benar membawa dampak positif bagi mahasiswa dan kemajuan UIN SATU Tulungagung,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Prof. Abd. Aziz mengingatkan bahwa menjadi pengurus organisasi bukanlah tujuan akhir, apalagi sekadar formalitas. Mahasiswa dipilih menjadi pengurus karena memiliki potensi yang harus diwujudkan melalui karya dan bukti nyata.
“Saudara dipilih menjadi pengurus ini bukan segalanya, dan bukan hanya sekadar kebutuhan organisasi. Saudara dipilih karena memiliki potensi. Potensi itu yang saya tunggu untuk benar-benar ditunjukkan di tahun 2026 ini,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga menegaskan komitmen institusi dalam mendukung inovasi dan program kerja organisasi kemahasiswaan. Dukungan tersebut tidak hanya bersifat moral, tetapi juga diwujudkan melalui kesiapan anggaran dan fasilitas kampus.
Ia menambahkan bahwa fasilitas kampus disediakan sepenuhnya untuk kepentingan mahasiswa, termasuk rencana pembangunan auditorium representatif yang akan direalisasikan pada tahun 2026 sebagai respons atas aspirasi mahasiswa.
“Fasilitas kampus ini bukan untuk siapa-siapa, tapi untuk kalian semua, mahasiswa UIN SATU. InsyaAllah, di tahun 2026 ini kita juga akan mewujudkan auditorium yang representatif sebagaimana yang selama ini diharapkan mahasiswa,” jelasnya.
Meski demikian, Rektor juga mengingatkan agar aktivitas organisasi tidak mengesampingkan tanggung jawab utama mahasiswa sebagai insan akademik. Ia menegaskan bahwa tidak ada alasan bahwa berorganisasi menghambat kelulusan tepat waktu.
“Kalian dikirim oleh orang tua ke UIN SATU tujuan utamanya adalah kuliah. Maka tidak boleh satu pun aktivis menggunakan alasan organisasi untuk tidak lulus tepat waktu. Pemimpin-pemimpin organisasi harus menjadi teladan yang baik,” tegas nya.
Menutup sambutannya, Rektor mengajak seluruh pengurus Ormawa untuk memaknai peran organisasi sebagai sarana pengabdian, pembelajaran kepemimpinan, dan bekal berharga bagi kehidupan di masa depan.
“Mengabdi kepada institusi dan mengelola organisasi dengan baik adalah pengalaman yang kelak akan sangat bermanfaat dalam kehidupan saudara. Jalani amanah ini dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan,” pungkas Rektor.
Pengukuhan pengurus Ormawa UIN SATU Tulungagung tahun 2026 ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya inovasi, kolaborasi, dan kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung visi kampus sebagai pusat dakwah, keilmuan, dan peradaban.
