Malang — Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung (UIN SATU Tulungagung) menggelar Rapat Kerja Tahun 2026 yang dirangkai dengan launching VIGO (Visionary On Go) sebagai Maskot UIN SATU Tulungagung Tahun. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Singhasari Batu dan secara resmi dibuka oleh Rektor UIN SATU Tulungagung, Prof. Abd. Aziz, pada Kamis (08/01/2026).
Rapat Kerja UIN SATU Tulungagung 2026 menjadi forum strategis bagi jajaran pimpinan universitas dalam merumuskan arah kebijakan, menyusun program prioritas, serta menjabarkan target kinerja institusi di tahun 2026. Dalam kesempatan tersebut, Rektor menyampaikan pidato kebijakan bertajuk “Jabaran Target Kinerja 2026” yang menegaskan komitmen UIN SATU dalam penguatan mutu akademik, tata kelola kelembagaan, serta peningkatan daya saing perguruan tinggi.
Peluncuran VIGO sebagai bagian dari rangkaian Raker menjadi langkah strategis UIN SATU dalam memperkuat komunikasi publik kelembagaan. Maskot ini dihadirkan tidak hanya sebagai identitas visual institusi, tetapi juga sebagai simbol nilai, semangat, dan karakter civitas akademika serta calon mahasiswa UIN SATU Tulungagung.
Secara filosofis, VIGO digambarkan sebagai burung gagak berwarna putih. Burung gagak dikenal sebagai simbol kecerdasan, ketangguhan, dan kemampuan beradaptasi, sementara warna putih melambangkan kesucian, awal yang baru, serta pencerahan intelektual. Perpaduan tersebut merepresentasikan lahirnya generasi muda UIN SATU yang cerdas, adaptif, dan berkarakter.
Atribut kacamata yang dikenakan VIGO melambangkan ketajaman berpikir, wawasan luas, serta fokus terhadap proses pembelajaran dan pengembangan keilmuan. Elemen ini mencerminkan karakter insan akademik yang kritis, reflektif, dan siap menghadapi tantangan intelektual. Sementara itu, topi toga menjadi simbol pencapaian akademik dan menegaskan VIGO sebagai representasi calon sarjana masa depan UIN SATU Tulungagung.
VIGO juga tampil dengan hoodie berwarna biru yang merepresentasikan kedekatan dengan generasi muda, fleksibilitas, serta relevansi dengan perkembangan zaman. Warna biru dimaknai sebagai simbol stabilitas, kepercayaan, dan kecerdasan. Atribut tersebut dilengkapi dengan kalung emas yang melambangkan nilai, kualitas, dan peluang berharga (golden opportunity) bagi generasi penerus UIN SATU Tulungagung.
Rektor UIN SATU Tulungagung, Prof. Abd. Aziz, menegaskan bahwa peluncuran VIGO memiliki makna strategis dan bukan sekadar simbol visual.
“VIGO merepresentasikan visi UIN SATU yang terus bergerak secara dinamis dan adaptif. Setiap elemen pada maskot ini menggambarkan harapan kami terhadap lahirnya generasi sarjana yang cerdas, berintegritas, dan siap menjawab tantangan masa depan,” ujar Rektor.
Lebih lanjut, Rektor menjelaskan bahwa momentum Raker dipilih sebagai waktu peluncuran VIGO agar arah kebijakan institusi dan strategi komunikasi publik dapat berjalan seiring dan saling menguatkan.
“Launching VIGO dalam forum Raker ini menegaskan bahwa setiap target kinerja harus dibarengi dengan narasi dan identitas institusi yang kuat. VIGO menjadi wajah optimisme UIN SATU Tulungagung sekaligus penanda kesiapan institusi dalam menyongsong masa depan pendidikan tinggi,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan Raker Tahun 2026 dan peluncuran VIGO sebagai Maskot UIN SATU Tulungagung, UIN SATU Tulungagung meneguhkan komitmennya untuk terus membangun perguruan tinggi keagamaan Islam yang visioner, berdaya saing, dan responsif terhadap dinamika zaman.
