Wisuda ke-51 UIN SATU: Rektor Ajak Wisudawan Perkuat Softskill, Integritas, dan Empati

Kontributor:

Wisuda ke 51 UIN SATU Rektor Ajak Wisudawan Perkuat Softskill Integritas dan Empati

Tulungagung—Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung (UIN SATU Tulungagung) menggelar Wisuda ke-51 tahun akademik 2024/2025 dengan penuh khidmat, pada Kamis (27/11/2025). Pada momen istimewa ini, Rektor UIN SATU, Prof. H. Abd. Aziz, turut menyampaikan pesan penuh motivasi dan kebanggaan kepada wisudawan dalam hal mempersiapkan diri untuk menghadapi masa depan.

Rektor membuka sambutannya dengan menyinggung video ReliGreen yang ditayangkan dalam wisuda, yaitu program dengan konsep pembangunan kampus hijau yang kini mulai tampak hasilnya. Ia menegaskan bahwa cita-cita besar tidak boleh berhenti sebagai angan-angan, tetapi harus diwujudkan dengan usaha yang nyata.

“Setelah melihat video ReliGreen, banyak yang bertanya-tanya. Alhamdulillah, sedikit demi sedikit cita-cita itu dikabulkan. Tahun 2025 ini pembangunan mulai tampak, bahkan kita telah menuntaskan pembebasan 6 sertifikat lahan untuk mendukung pengembangan kampus,” ungkap Rektor.

Rektor kemudian menyampaikan data nasional pendidikan Indonesia yang menunjukkan betapa langkanya lulusan perguruan tinggi dibandingkan jumlah penduduk. Data menunjukkan jumlah lulusan tingkat sarjana S1, S3, dan S3 tidak lebih dari 5% dari jumlah penduduk di Indonesia. Hal tersebut menunjukkan bahwa lulusan perguruan tinggi masih sangat sedikit dibandingkan jumlah penduduk.

“Apapun gelar Anda, Anda adalah orang-orang hebat di Indonesia ini. Para wali wisudawan juga telah ikut membangun peradaban bangsa dengan mengantarkan putra-putrinya mencapai jenjang S1, S2, hingga S3,” tegas Rektor.

Rektor ikut menegaskan bahwa menjadi sarjana bukan hanya memperoleh gelar, tetapi juga membentuk tentang cara berpikir yang terstruktur, kritis, dan analitis. Menurutnya, inilah yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya.

“Ilmu yang kalian peroleh harus dijalankan sebaik-baiknya. Ketika nanti menghadapi masalah, kalian harus bisa mengorganisir, memetakan, dan menentukan mana yang harus diselesaikan terlebih dahulu,” pesannya.

Menutup sambutan, Rektor memberikan tiga pesan penting kepada seluruh wisudawan. Pertama adalah memperkuat softskill di mana pun berkarya, kedua jaga integritas yakni kejujuran pada diri sendiri dan orang lain, ketiga tumbuhkan empati, empati kepada keluarga, sesama, dan lingkungan, dan terakhir adalah kerja keras sebagai kunci keberhasilan.

“Dengan gelar S1, S2, dan S3, saya berharap kalian semakin matang, berintegritas, beretos kerja tinggi, dan penuh empati. Jadilah generasi yang membangun dan menjaga peradaban,” tutur Rektor.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Prof. Abad Badruzaman menyampaikan dalam laporannya, bahwa dari 500 peserta wisuda terdiri atas 430 wisudawan dari program sarjana dan 70 wisudawan dari program pascasarjana.

Adapun rinciannya adalah 61 orang dari Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum (FASIH), 198 orang dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), 143 orang dari Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD), 28 orang dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Sedangkan dari Pascasarjana dari program Magister 61 orang dan 9 orang progam Doktor.

Pada prosesi wisuda ini, UIN SATU Tulungagung juga memberikan penghargaan kepada tiga wisudawan terbaik tingkat universitas, berdasarkan prestasi akademik, ketepatan masa studi, dan kontribusi selama masa kuliah.

Wisudawan Terbaik 1 diperoleh Muhammad Abu Khasan, program studi Manajemen Pendidikan Islam, kemudian Wisudawan Terbaik 2 yakni Muhammad Hafie Anshori dari program studi Pendidikan Agama Islam, dan Wisudawan Terbaik 3 yaitu Muhammad Akhyarul Atqiyak, program studi Manajemen Keuangan Syariah.

Rektor memberikan apresiasi khusus kepada tiga wisudawan terbaik tersebut dan berharap mereka menjadi teladan bagi mahasiswa lainnya.

Dengan demikian, UIN SATU Tulungagung menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan generasi yang unggul, mandiri, berkarakter, dan berkontribusi bagi Indonesia. Wisuda ke-51 ini turut menjadi momentum perwujudan rasa syukur, refleksi, dan penguatan komitmen untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.(*)

Editor: Ulil Abshor
Photographer: Akmal & Elva
Skip to content