Tulungagung — Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung mencatat antusiasme yang signifikan dari masyarakat terhadap jalur penerimaan mahasiswa baru melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Berdasarkan data sistem SPMB RPL per 22 Juli 2026, sebanyak 200 orang telah mendaftarkan diri pada Gelombang 1 Tahun Akademik 2026/2027, sebuah capaian yang mencerminkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap jalur pendidikan tinggi yang fleksibel, efisien, dan berbasis pengakuan atas pengalaman nyata.
Pendaftaran Gelombang 1 RPL UIN SATU resmi dibuka sejak 25 Juni 2026 dan mencakup dua jenjang pendidikan. Untuk program Sarjana (S1), batas masa pembayaran ditetapkan hingga 25 Juli 2026 dan unggah berkas hingga 30 Juli 2026, dengan pengumuman hasil dijadwalkan pada 10 Agustus 2026. Sementara untuk program Magister (S2), masa pembayaran berlangsung hingga 30 Juli 2026 dan unggah berkas hingga 31 Juli 2026, dengan pengumuman pada 12 Agustus 2026.
Berdasarkan rekapitulasi data pendaftar per 22 Juli 2026, tiga program studi yang memperoleh jumlah pendaftar tertinggi adalah Pendidikan Agama Islam (S1 dan S2), Manajemen Pendidikan Islam (S1 dan S2), serta Ekonomi Syariah (S1 dan S2). Tingginya minat pada ketiga program studi tersebut mencerminkan besarnya kebutuhan para tenaga pendidik, guru madrasah, dan praktisi di bidang keagamaan yang belum memiliki kesempatan untuk menyelesaikan atau melanjutkan pendidikan formal akibat keterbatasan waktu.
Sejumlah program studi lain turut mendapatkan perhatian yang cukup tinggi, antara lain Tadris Matematika (S2), Hukum Keluarga Islam (S2), Tadris Bahasa Inggris (S2), Manajemen Dakwah (S1), Hukum Ekonomi Syariah (S2), serta Hukum Tata Negara (S1). Keragaman program studi yang diminati ini menunjukkan bahwa jalur RPL UIN SATU berhasil menjangkau berbagai segmen masyarakat dengan latar belakang profesi dan keilmuan yang beragam.
UIN SATU Tulungagung menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dengan jumlah program studi bersertifikat RPL terbanyak di Indonesia, yakni 45 program studi yang terdiri dari 31 program studi jenjang Sarjana (S1) dan 14 program studi jenjang Magister (S2). Capaian ini merupakan hasil dari perolehan 43 sertifikat RPL Tipe A dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, ditambah 2 program studi tambahan sehingga totalnya menjadi 45 prodi.
Berikut adalah daftar lengkap 45 program studi penyelenggara RPL UIN SATU Tulungagung:
31 Program Studi Sarjana (S1):
1. Akuntansi Syariah
2. Bahasa dan Sastra Arab
3. Bimbingan Konseling Islam
4. Ekonomi Syariah
5. Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
6. Hukum Keluarga Islam (Ahwal Al-Syakhshiyah)
7. Hukum Tata Negara (Siyasah Syariyyah)
8. Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir
9. Ilmu Hadis
10. Komunikasi dan Penyiaran Islam
11. Manajemen Bisnis Syariah
12. Manajemen Dakwah
13. Manajemen Keuangan Syariah
14. Manajemen Pendidikan Islam
15. Manajemen Zakat dan Wakaf
16. Pendidikan Agama Islam
17. Pendidikan Bahasa Arab
18. Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
19. Pendidikan Islam Anak Usia Dini
20. Perbankan Syariah
21. Psikologi Islam
22. Sejarah Peradaban Islam
23. Sosiologi Agama
24. Tadris Bahasa Indonesia
25. Tadris Bahasa Inggris
26. Tadris Biologi
27. Tadris Fisika
28. Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial
29. Tadris Kimia
30. Tadris Matematika
31. Tasawuf Psikoterapi
14 Program Studi Magister (S2):
1. Aqidah dan Filsafat Islam
2. Ekonomi Syariah
3. Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
4. Hukum Keluarga Islam
5. Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir
6. Manajemen Pendidikan Islam
7. Manajemen Dakwah
8. Pendidikan Agama Islam
9. Pendidikan Bahasa Arab
10. Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
11. Psikologi Islam
12. Studi Islam
13. Tadris Bahasa Inggris
14. Tadris Matematika
Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Tipe A merupakan sistem pengakuan terhadap capaian pembelajaran yang diperoleh seseorang melalui jalur pendidikan formal, nonformal, informal, maupun pengalaman kerja, yang selanjutnya dikonversi menjadi Satuan Kredit Semester (SKS).
Melalui jalur ini, pengalaman mengajar bertahun-tahun, rekam jejak pengabdian di lembaga pendidikan Islam, maupun pengalaman profesional di bidang tertentu dapat diakui dan dikonversi secara akademis sehingga peserta tidak perlu memulai perkuliahan dari awal.
Program S1 melalui jalur RPL dapat diselesaikan dalam tiga semester atau sekitar 1,5 tahun, sementara program S2 dapat ditempuh dalam waktu sekitar 1 tahun yang jauh lebih singkat dibandingkan jalur reguler. Perkuliahan diselenggarakan secara hybrid, memungkinkan peserta untuk tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab utama selama menempuh studi.
Rektor UIN SATU Tulungagung, Prof. Abd. Aziz, menegaskan bahwa program RPL merupakan wujud nyata komitmen institusi dalam memperluas akses pendidikan tinggi secara inklusif dan berkeadilan.
“Program RPL ini lahir dari kesadaran bahwa masih banyak anggota masyarakat yang sebenarnya telah memiliki kompetensi dan pengalaman yang sangat memadai, namun belum memiliki kesempatan untuk mendapatkan pengakuan formal atas capaian tersebut. UIN SATU hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut,” ujar Rektor.
Ia menambahkan bahwa capaian 200 pendaftar dalam sebulan pertama menjadi indikasi nyata bahwa kebutuhan masyarakat terhadap jalur ini sangat besar dan telah lama ada.
Rektor juga menekankan bahwa program RPL bukan sekadar percepatan studi, melainkan bagian dari strategi jangka panjang UIN SATU dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia, khususnya di sektor pendidikan keagamaan.
“Dengan keberhasilan ini, kami optimistis bahwa UIN SATU akan semakin dikenal sebagai kampus yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga hadir nyata menjawab kebutuhan masyarakat dan berkontribusi pada pembangunan bangsa,” pungkasnya.
Program RPL UIN SATU diperuntukkan bagi tiga kelompok utama. Pertama, para profesional dan karyawan yang telah bekerja di bidang yang relevan dengan program studi yang dipilih. Kedua, guru dan tenaga pendidik di madrasah, TPQ, dan lembaga pendidikan Islam yang ingin meningkatkan kualifikasi akademiknya. Ketiga, lulusan pondok pesantren yang telah mengabdi minimal dua tahun dan ingin mendapatkan pengakuan formal atas pengalaman keilmuan mereka.
Pendaftaran RPL Gelombang 1 UIN SATU Tahun Akademik 2026/2027 masih terbuka hingga akhir Juli 2026. Masyarakat yang berminat dapat mengakses informasi lengkap dan melakukan pendaftaran melalui laman resmi admisi.uinsatu.ac.id atau rpl.uinsatu.ac.id.
Informasi terkini juga dapat diikuti melalui akun media sosial resmi UIN SATU di Instagram dan TikTok @admisi_uinsatu serta @uin_satu serta.
Dengan 45 program studi yang siap menerima mahasiswa baru melalui jalur RPL, UIN SATU Tulungagung menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi Islam yang adaptif, inovatif, dan senantiasa berorientasi pada kemanfaatan yang seluas-luasnya bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
