Tulungagung—UIN Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung melaksanakan Pelantikan Pengangkatan Pertama Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil (PNS) Tahun 2026 di lingkungan kampus. Sebanyak 28 aparatur sipil negara (ASN) resmi dilantik dan diambil sumpahnya sebagai pejabat fungsional, terdiri atas dosen dengan jabatan Asisten Ahli serta tenaga fungsional pada berbagai bidang. Pelantikan dipimpin langsung oleh Rektor UIN SATU Tulungagung, Prof. Dr. Abdul Aziz, M.Pd.I., sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).
Pelantikan diawali dengan pembukaan, pembacaan Surat Keputusan pengangkatan jabatan fungsional, prosesi pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara sumpah jabatan, serta penyerahan dokumen pelantikan kepada perwakilan pejabat fungsional yang dilantik. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan pengarahan Rektor UIN SATU Tulungagung sebagai penutup rangkaian kegiatan.
Dalam sambutannya, Rektor mengucapkan selamat kepada seluruh ASN yang telah resmi menyandang jabatan fungsional. Menurutnya, pelantikan tersebut merupakan capaian penting yang patut disyukuri sekaligus menjadi awal tanggung jawab yang lebih besar dalam mengabdi kepada bangsa, negara, dan institusi.
“Ini merupakan nikmat Allah yang luar biasa. Tidak semua orang yang menjadi CPNS dapat melanjutkan hingga diangkat menjadi PNS dan menduduki jabatan fungsional. Maka, capaian ini harus disyukuri dan dijaga dengan sebaik-baiknya,” ujar Prof. Abdul Aziz.
Rektor menjelaskan bahwa pelantikan kali ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan amanat dari pemerintah yang mengharuskan setiap perguruan tinggi melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bagi PNS yang diangkat pertama kali dalam jabatan fungsional.
Ia mengingatkan bahwa sumpah yang telah diucapkan merupakan komitmen moral sekaligus tanggung jawab penuh sebagai Aparatur Sipil Negara.
“Hari ini Saudara telah mengucapkan sumpah dan janji sebagai ASN. Janji ini bukan sekadar seremonial, tetapi komitmen untuk mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi serta mengabdikan diri sepenuhnya kepada UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.”
Pada kesempatan tersebut, Rektor juga menyampaikan kabar baik bagi para dosen yang baru dilantik sebagai Asisten Ahli. Dengan status jabatan fungsional tersebut, mereka telah memenuhi salah satu persyaratan mengikuti Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP), sehingga memiliki peluang lebih cepat mengikuti proses sertifikasi dosen dibanding apabila pelantikan dilakukan setelah pelaksanaan PKDP.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi bentuk percepatan pengembangan karier dosen di lingkungan UIN SATU Tulungagung.
Selain dosen, Rektor juga memberikan perhatian kepada tenaga fungsional lainnya, seperti auditor, pranata komputer, analis keuangan, serta jabatan fungsional lainnya. Ia meminta setiap unit kerja memberikan kesempatan kepada pegawai untuk mengikuti berbagai pelatihan, sertifikasi profesi, short course, maupun penguatan kompetensi sesuai bidang tugas masing-masing sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju tahun 2027.
Dalam arahannya, Prof. Abdul Aziz memperkenalkan prinsip KIP yang harus menjadi pegangan seluruh ASN UIN SATU Tulungagung.
Prinsip pertama adalah “Kejujuran”, yakni kejujuran dalam bekerja, melaksanakan tugas, maupun mengakui identitas sebagai bagian dari UIN SATU Tulungagung.
“Kejujuran tidak hanya soal keuangan, tetapi juga kejujuran dalam menjalankan pekerjaan, mengakui kekurangan, serta bangga menjadi bagian dari UIN SATU Tulungagung.”
Prinsip kedua ialah “Integritas”, yaitu menjaga komitmen, etika, dan tanggung jawab sebagai ASN dalam setiap pelaksanaan tugas, sekaligus membangun budaya kerja yang saling mendukung untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
Sementara prinsip ketiga adalah “Profesionalisme”, yakni kemampuan menjalankan tugas secara kompeten, terus meningkatkan kapasitas diri, serta memberikan pelayanan terbaik kepada sivitas akademika dan masyarakat.
Rektor menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu fokus pengembangan UIN SATU Tulungagung pada tahun 2027. Oleh karena itu, setiap ASN didorong untuk terus mengembangkan kompetensi melalui pendidikan lanjutan, pelatihan, hingga sertifikasi profesi.
Di akhir sambutannya, Prof. Abdul Aziz mengajak seluruh ASN menjadikan profesinya sebagai ladang pengabdian, bukan semata-mata tempat mencari penghasilan.
“Niatkan mengabdi, bukan sekadar mencari uang. Ketika kita mendedikasikan tenaga dan pikiran untuk kemajuan lembaga, insyaallah keberkahan akan datang dari arah yang tidak disangka-sangka.”
Ia juga mengingatkan bahwa UIN SATU Tulungagung saat ini mengemban amanah besar dalam melayani lebih dari 22 ribu mahasiswa. Karena itu, kualitas pelayanan dan profesionalisme seluruh ASN menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi.
Menutup arahannya, Rektor kembali mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat fungsional yang baru dilantik serta berharap momentum tersebut menjadi awal pengabdian yang semakin berkualitas bagi kemajuan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, bangsa, dan negara.
