UIN SATU Tulungagung Petakan Talenta ASN melalui Asesmen Kompetensi Tiga Hari

Kontributor:

Asesmen 02

Tulungagung– Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung membuka kegiatan Penilaian Kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2026 di Gedung Laboratorium Terpadu, Selasa (2/6/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 2 hingga 4 Juni 2026 tersebut diikuti oleh 35 ASN tenaga kependidikan sebagai bagian dari implementasi sistem merit dan manajemen talenta di lingkungan Kementerian Agama.

Kegiatan dibuka oleh Rektor UIN SATU Tulungagung, Prof. Dr. Abd. Aziz, M.Pd.I., serta dihadiri Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, tim asesor dari Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Agama RI, dan para peserta asesmen.

Dalam laporannya, Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UIN SATU Tulungagung, Husnul Maram, menjelaskan bahwa asesmen kompetensi dilaksanakan untuk mendukung penerapan sistem merit dan manajemen talenta di lingkungan Kementerian Agama. Kegiatan ini bertujuan memperoleh informasi mengenai potensi, kompetensi, dan kesiapan pegawai dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi.

“Penilaian kompetensi ini menjadi dasar pengambilan keputusan dalam pengembangan karier, promosi, mutasi, maupun pengembangan kompetensi pegawai. Selain itu juga untuk menyediakan data objektif dalam implementasi sistem merit dan penyusunan basis data talenta organisasi,” jelasnya.

Ia menyampaikan bahwa peserta asesmen berjumlah 35 orang yang terdiri atas 3 pejabat administrator, 2 pejabat pengawas, 25 pejabat fungsional, dan 5 pelaksana. Pelaksanaan asesmen dilakukan oleh tim asesor dari Kementerian Agama RI dengan berbagai metode penilaian yang dirancang untuk memotret kompetensi dan potensi peserta secara komprehensif.

Metode yang digunakan meliputi psikometri atau psikotes, pengerjaan Q-Kompetensi dan critical incident, analisis kasus, wawancara tertulis, pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH), Leaderless Group Discussion (LGD), serta wawancara lisan pada tahap akhir.

Sementara itu, mewakili tim asesor, Dian Sepalawati menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada tim asesor Kementerian Agama RI untuk melaksanakan asesmen di UIN SATU Tulungagung. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan asesmen dengan baik dan lancar sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kompetensi yang dimiliki.

“Semoga Bapak dan Ibu dapat mengikuti seluruh rangkaian asesmen dengan lancar dan optimal sehingga hasil yang diperoleh dapat memberikan manfaat bagi pengembangan karier maupun kemajuan institusi,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Rektor UIN SATU Tulungagung menegaskan bahwa kegiatan asesmen bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bagian penting dari implementasi manajemen talenta yang saat ini menjadi arah kebijakan pengelolaan ASN secara nasional.

Menurutnya, pengembangan karier ASN ke depan akan semakin didasarkan pada data objektif yang diperoleh melalui asesmen kompetensi. Oleh karena itu, hasil asesmen menjadi instrumen penting dalam proses pemetaan talenta, promosi, mutasi, rotasi, hingga pengembangan kompetensi pegawai.

“Karier ASN saat ini dan ke depan akan berbasis manajemen talenta. Salah satu syarat pentingnya adalah hasil asesmen yang menggambarkan kompetensi dan potensi pegawai secara objektif,” tegasnya.

Rektor menjelaskan bahwa pelaksanaan asesmen merupakan bentuk komitmen lembaga dalam menjamin dan mengembangkan karier ASN di lingkungan UIN SATU Tulungagung. Dari 35 peserta yang mengikuti asesmen, sebagian diproyeksikan untuk kepentingan pemetaan talenta, sementara sebagian lainnya disiapkan dalam skema promosi jabatan sesuai kebutuhan organisasi.

Ia menegaskan bahwa seluruh peserta akan mendapatkan perlakuan yang sama selama proses asesmen berlangsung. Hasil asesmen nantinya akan menjadi dasar dalam menempatkan pegawai sesuai kompetensinya sehingga prinsip the right man in the right place dapat diwujudkan secara lebih objektif dan profesional.

“Kita ingin menempatkan ASN sesuai kompetensinya. Kemampuan dasar para peserta tentu sudah memadai karena sebagian besar telah lama mengabdi dan menduduki berbagai jabatan. Namun kemampuan manajerial dan potensi pengembangan karier perlu dipetakan secara lebih utuh melalui asesmen ini,” jelasnya.

Selain menjadi dasar promosi dan mutasi, hasil asesmen juga akan dimanfaatkan sebagai bahan penyusunan program pengembangan sumber daya manusia, termasuk pelatihan dan peningkatan kompetensi yang dibutuhkan pegawai di masa mendatang.

Rektor juga menegaskan komitmen lembaga untuk menjaga kerahasiaan hasil asesmen. Menurutnya, data yang diperoleh akan digunakan secara profesional untuk kepentingan pengembangan karier dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan UIN SATU Tulungagung.

Pada akhir sambutannya, Rektor mengajak seluruh peserta untuk mengikuti seluruh tahapan asesmen dengan sungguh-sungguh, fokus, dan penuh tanggung jawab agar hasil yang diperoleh dapat memberikan manfaat bagi pengembangan diri maupun kemajuan lembaga.

Kegiatan Penilaian Kompetensi ASN Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung hingga Kamis (4/6/2026). Pada hari pertama peserta mengikuti psikometri, pengerjaan Q-Kompetensi dan critical incident, serta analisis kasus. Selanjutnya peserta akan mengikuti wawancara tertulis, pengisian DRH, Leaderless Group Discussion (LGD), dan wawancara sebagai tahapan akhir asesmen.

Melalui kegiatan ini, UIN SATU Tulungagung berharap dapat membangun sistem pengelolaan ASN yang semakin profesional, berbasis kompetensi, dan selaras dengan prinsip meritokrasi guna mendukung terwujudnya tata kelola perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing.

Editor: Ulil Abshor
Photographer: Zida Aulia FP
Skip to content