Ringkasan Berita:
– Rangkaian PBAK 2026 UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung (UIN SATU) resmi ditutup melalui Inagurasi dan Closing Ceremony di Pascasarjana UIN SATU, Minggu (30/8/2026).
– Rektor UIN SATU, Prof. Dr. H. Abdul Aziz, M.Pd.I., mengapresiasi tingkat kepatuhan mahasiswa baru yang mencapai 98,9 persen selama rangkaian PBAK 2026.
– Rektor berpesan agar 4.038 mahasiswa baru menjadikan masa perkuliahan sebagai ajang pendewasaan berpikir, bersikap, dan berketerampilan, dengan target lulus dalam tiga setengah hingga empat tahun.
Tulungagung—Rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung (UIN SATU) Tahun 2026 resmi ditutup melalui kegiatan Inagurasi dan Closing Ceremony yang digelar di Pascasarjana UIN SATU Tulungagung, Minggu (30/8/2026).
Penutupan ditandai dengan pembacaan hamdalah oleh Rektor UIN SATU Tulungagung, Prof. Dr. H. Abdul Aziz, M.Pd.I., serta diisi pembacaan sholawat bersama sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan bahwa penutupan PBAK 2026 ini bertepatan dengan tiga momen penting sekaligus: peringatan bulan Maulid Nabi Muhammad SAW, Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh di akhir Agustus, serta lahirnya angkatan mahasiswa baru UIN SATU Tulungagung Tahun 2026.
“Pada malam hari ini kita mempunyai tiga momen yang penting. Yang pertama adalah bertepatan dengan bulan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, yang kedua bertepatan di akhir bulan Agustus kita memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, dan yang ketiga memperingati lahirnya mahasiswa baru UIN SATU Tulungagung tahun 2026,” ungkap Rektor dalam sambutannya di Pascasarjana UIN SATU Tulungagung, Minggu (30/8/2026).
Ketiga momen tersebut menjadi alasan digelarnya sholawat bersama pada malam penutupan, sebagai bentuk menghadirkan ruh dan keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam mengawali perjalanan akademik mahasiswa baru.
Apresiasi untuk Panitia dan Mahasiswa Baru
Rektor menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Senat Mahasiswa (SEMA), Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), serta seluruh panitia yang telah menyukseskan pelaksanaan PBAK 2026.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Wakil Rektor III dan Wakil Dekan III beserta jajarannya yang telah mendampingi seluruh rangkaian kegiatan.
Apresiasi khusus turut diberikan kepada mahasiswa baru yang dinilai tertib mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, dengan tingkat kepatuhan mencapai 98,9 persen.
Rektor menyebut capaian ini menunjukkan bahwa mahasiswa angkatan 2026 UIN SATU Tulungagung adalah mahasiswa yang luar biasa, mengingat di beberapa daerah lain pelaksanaan PBAK masih diwarnai perilaku yang kurang terpuji.
Kawah Candradimuka Menuju Kedewasaan
Menggunakan istilah pewayangan, Rektor mengibaratkan proses perkuliahan sebagai “kawah candradimuka”, tempat penggemblengan tokoh-tokoh pewayangan seperti Wisanggeni dan Gatotkaca.
Namun, Rektor menegaskan bahwa tujuan mahasiswa UIN SATU menempuh perkuliahan bukan untuk memperoleh kesaktian sebagaimana dalam dunia pewayangan, melainkan tiga bekal penting yang harus dipegang teguh hingga masa studi berakhir.
1. Pendewasaan Berpikir
Menurut Rektor, kuliah bukan sekadar tentang mengikuti perkuliahan dan mengejar nilai atau gelar.
Mahasiswa harus menjadikan proses pendidikan sebagai ruang untuk mengembangkan cara berpikir yang lebih dewasa, mampu memahami persoalan secara lebih luas, membangun pola pikir yang matang, serta beradaptasi dengan perubahan lingkungan.
“Kuliah itu hakikatnya adalah mendewasakan pikiran kita,” jelas Rektor.
2. Pendewasaan Bersikap
Tujuan kedua adalah membentuk kedewasaan dalam bersikap, baik kepada dosen, orang tua, maupun sesama mahasiswa — baik senior, junior, maupun teman sebaya — dengan berlandaskan norma dan etika.
Rektor mengingatkan bahwa kesempatan menempuh pendidikan tinggi merupakan anugerah yang tidak dimiliki semua orang, sehingga harus disyukuri dengan sikap yang bertanggung jawab.
3. Pendewasaan Berketerampilan
Bekal ketiga adalah keterampilan, khususnya keterampilan berkomunikasi dan kemampuan beradaptasi dengan berbagai aktivitas di lingkungan sekitar, sebagai bekal menghadapi kehidupan setelah lulus.
“Bagaimana saudara terampil dalam berkomunikasi dan dalam melakukan beberapa hal yang ada di sekeliling saudara. Maka waktunya tiga setengah tahun ini digunakan sebaik-baiknya,” pesan Rektor.
Keyakinan dan Kesungguhan sebagai Kunci
Rektor berharap mahasiswa baru dapat menyelesaikan pendidikan dan mengikuti wisuda dalam kurun waktu tiga setengah hingga empat tahun mendatang.
Untuk mencapai hal tersebut, Rektor menekankan pentingnya keyakinan tinggi bahwa menuntut ilmu adalah kewajiban, sebagaimana termaktub dalam kaidah tholabul ilmi faridhatun ‘ala kulli muslimin wal muslimat.
Rektor juga berpesan agar mahasiswa baru tidak mudah merasa salah jurusan atau meragukan pilihan yang telah ditempuh. Dengan niat yang baik dan kesungguhan, ilmu yang diperoleh insyaallah akan membawa keberkahan.
“Sesuatu yang luar biasa itu tidak dilakukan dengan yang biasa-biasa saja. Kalau saudara ingin menjadi mahasiswa dan lulusan yang luar biasa, maka prosesnya tentu tidak akan biasa-biasa saja,” tegas Rektor.
Mulai Perkuliahan 1 September 2026
Rektor menyampaikan bahwa mahasiswa baru dijadwalkan mulai masuk kelas perkuliahan masing-masing pada 1 September 2026.
Mahasiswa juga diimbau untuk tidak sungkan berkonsultasi kepada Wakil Dekan III di masing-masing fakultas apabila menghadapi kendala selama masa studi.
Menutup sambutannya, Rektor menyampaikan rasa terima kasih atas kerja keras seluruh panitia, seraya berharap pengalaman ini menjadi bekal berharga dalam penyelenggaraan PBAK tahun berikutnya.
Ia juga mendoakan agar seluruh ikhtiar yang dilakukan mahasiswa baru selama menempuh pendidikan di UIN SATU Tulungagung dapat membawa keberkahan dan mengantarkan mereka menjadi pribadi yang sukses dan berguna bagi masa depan.
Dengan bacaan hamdalah, PBAK 2026 UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung resmi dinyatakan ditutup. Bagi 4.038 mahasiswa baru, berakhirnya masa pengenalan ini bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal dari proses baru untuk bertumbuh: dewasa dalam berpikir, bijak dalam bersikap, dan siap dalam berketerampilan.
