PORSI JAWARA II 2026 Resmi Dibuka, Dirjen Pendis Dorong Mahasiswa PTKIN Kembangkan Multi Talenta

Kontributor:

20260909 Pembukaan PORSI Jawara

Ringkasan Berita:

• PORSI JAWARA II 2026 diikuti 1.495 atlet, 426 official, dan 553 panitia, dengan dukungan 140 juri, wasit, dan hakim.

• Kompetisi mempertandingkan 27 cabang, terdiri atas 10 cabang olahraga, 8 cabang seni, dan 9 cabang ilmiah.

• Rektor UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Prof. Dr. Zaenal Mustakim, M.Ag., menekankan pentingnya sportivitas, fair play, mental juara, dan karakter kebersamaan.

• Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Amien Suyitno, M.Ag., menegaskan mahasiswa PTKIN perlu memiliki multi talenta untuk menghadapi tantangan masa depan.

• Rektor UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Prof. Dr. H. Abd. Aziz, M.Pd.I., turut hadir dalam pembukaan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan prestasi mahasiswa PTKIN.

Pekalongan — Pelaksanaan Pekan Olahraga, Seni, dan Riset (PORSI) JAWARA II Tahun 2026 resmi menjadi ruang kompetisi sekaligus pengembangan potensi mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Jawa dan Madura. Kegiatan yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai PTKIN tersebut diikuti oleh 1.495 atlet, 426 official, 553 panitia, serta 140 juri, wasit, dan hakim.

PORSI JAWARA II 2026 mempertandingkan 27 cabang, yang terbagi dalam tiga bidang, yakni 10 cabang olahraga, 8 cabang seni, dan 9 cabang ilmiah. Beragam cabang tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengembangkan potensi di luar bidang akademik.

Rektor UIN Gusdur Tekankan Sportivitas dan Kebersamaan

Rektor UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Prof. Dr. Zaenal Mustakim, M.Ag., menekankan bahwa seluruh peserta perlu menjadikan sportivitas sebagai prinsip utama selama mengikuti kompetisi.

Menurut Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag., setiap pertandingan harus berlangsung secara fair dan sportif. Peserta juga didorong memiliki niat serta mental juara, tetapi tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dalam setiap kompetisi.

Selain mengejar prestasi, karakter kebersamaan juga menjadi hal yang perlu dikedepankan. PORSI JAWARA II tidak hanya menjadi arena untuk menentukan siapa yang terbaik, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun hubungan dan kebersamaan antarmahasiswa PTKIN.

Plt. Bupati Pekalongan Sambut Para Kontingen

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan, Sukirman, S.S., M.S., turut menyampaikan sambutan dalam pembukaan PORSI JAWARA II 2026. Ia menyampaikan selamat datang kepada seluruh atlet dan kontingen yang hadir di Kabupaten Pekalongan.

Sukirman, S.S., M.S. menyambut para peserta dengan suasana penuh kegembiraan dan berharap kehadiran para atlet selama pelaksanaan PORSI JAWARA II dapat memberikan pengalaman serta kenangan positif bagi seluruh peserta.

“Selamat datang para atlet yang penuh riang gembira. Selamat bertanding, dan akan membawa kenangan baik di masyarakat Kabupaten Pekalongan,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Laila Nur Azizah, anggota DPRD Kabupaten Pekalongan.

Rektor UIN SATU Tulungagung Hadir, Tunjukkan Dukungan Penuh bagi Kontingen

Pembukaan PORSI JAWARA II 2026 turut dihadiri oleh Rektor UIN Sayyid Ali Rahmatullah (SATU) Tulungagung, Prof. Dr. H. Abd. Aziz, M.Pd.I. Kehadiran beliau menjadi wujud dukungan langsung institusi terhadap kontingen mahasiswa UIN SATU Tulungagung yang berlaga di ajang tersebut.

Dukungan tersebut sekaligus menegaskan komitmen UIN SATU Tulungagung dalam mendorong pengembangan prestasi mahasiswa PTKIN, baik di bidang olahraga, seni, maupun ilmiah, sejalan dengan semangat besar yang diusung PORSI JAWARA II.

Dirjen Pendis: PTKIN Harus Jadi Kampus Multi Talenta

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag., menyoroti pentingnya pengembangan talenta mahasiswa PTKIN.

Menurutnya, PTKIN memiliki karakteristik yang berbeda karena tidak hanya menjadi ruang pengembangan kemampuan akademik dan keagamaan, tetapi juga menyediakan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan berbagai potensi lainnya.

Ia menggambarkan PTKIN sebagai institusi yang memiliki paket lengkap dalam pengembangan mahasiswa. Mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan keagamaan sekaligus olahraga, seni, maupun bidang-bidang lainnya.

“PTKIN paket komplit, segala talent dimiliki. Ngaji bisa, olahraga oke, seni tari dan musik juga ada,” ujar Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag.

Ia menilai mahasiswa PTKIN patut bersyukur karena berbagai potensi tersebut mendapatkan ruang untuk disalurkan dan difasilitasi melalui lingkungan kampus.

Satu Talenta Tidak Cukup di Era Perubahan

Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag. juga mendorong mahasiswa untuk tidak berhenti pada satu kemampuan saja. Menurutnya, tantangan masa depan membutuhkan generasi yang memiliki kemampuan beragam dan mampu beradaptasi dengan perubahan.

“Satu talent saja tidak cukup, we need multi talent dan butuh banyak talent yang variatif,” tegasnya.

Kemampuan yang beragam tersebut menjadi modal penting bagi mahasiswa sebagai generasi yang akan menghadapi perkembangan zaman.

Karena itu, masa mahasiswa perlu dimanfaatkan untuk mengasah berbagai potensi yang dimiliki. Ia juga mengingatkan bahwa waktu tidak dapat kembali. Setiap kesempatan yang dimiliki mahasiswa hari ini harus dipersiapkan sebaik mungkin sebagai bekal menyongsong masa depan.

“Waktu tidak akan pernah kembali ke masa lalu dan Anda sebagai next generation harus menyiapkan sejak ini untuk menyongsong masa depan gemilang,” pesannya.

Kompetisi sebagai Ruang Membentuk Generasi Masa Depan

Selain menjadi ajang pencapaian prestasi, PORSI JAWARA II 2026 menjadi ruang bagi mahasiswa PTKIN untuk belajar mengenai kompetisi, kerja sama, sportivitas, dan pengembangan diri. Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag. mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kompetisi secara kompetitif, namun tetap mengedepankan sikap sportif.

“Silakan berkompetisi dengan kompetitif dan bersaing dengan sportif,” pesannya.

Pesan tersebut sejalan dengan semangat PORSI JAWARA II yang tidak hanya menempatkan kemenangan sebagai tujuan, tetapi juga proses pembentukan karakter mahasiswa. Melalui olahraga, seni, dan riset, mahasiswa diharapkan mampu mengenali serta mengembangkan potensi yang dimiliki.

Dengan keterlibatan ribuan peserta dari PTKIN se-Jawa dan Madura, serta dukungan penuh dari pimpinan perguruan tinggi seperti Rektor UIN SATU Tulungagung, PORSI JAWARA II 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat jejaring, membangun kebersamaan, serta melahirkan mahasiswa PTKIN yang berprestasi dan memiliki beragam talenta untuk menghadapi tantangan masa depan.

Editor: Ulil Abshor
Photographer: Diky Mohamad Fauzi
Skip to content