Ringkasan Berita:
– Moh. Amirul Rosid, mahasiswa Program Studi Tadris Fisika, terpilih sebagai finalis OASE PTKIN III 2026.
– Rektor UIN SATU mendorong program studi bidang keilmuan umum untuk menunjukkan kualitas dan daya saing di tingkat nasional.
– Keikutsertaan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan dan membawa nama baik almamater.
Tulungagung (UIN SATU) — Mahasiswa Program Studi Tadris Fisika Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung, Moh. Amirul Rosid, terpilih sebagai finalis dalam ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) PTKIN III Tahun 2026. Ia menjadi salah satu perwakilan UIN SATU yang akan mengikuti kompetisi tingkat nasional di Yogyakarta.
Partisipasi Moh. Amirul Rosid, mahasiswa Tadris Fisika semester 5 asal Dsn. Krajan Ds. Kunir Kec. Wonodadi Kab. Blitar alumni SMAN 1 Srengat tersebut menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membawa nama program studi dalam persaingan antarmahasiswa PTKIN. Keikutsertaan ini juga menjadi bagian dari upaya pengembangan potensi mahasiswa melalui kegiatan akademik di tingkat nasional.
Tunjukkan Kualitas Program Studi Bidang Sains
Dalam sambutan pemberangkatan kontingen pada Selasa (3/11/2026), Rektor UIN SATU menekankan pentingnya program studi bidang keilmuan umum untuk menunjukkan kualitas dan daya saingnya. Ia secara khusus menyebut Program Studi Tadris Fisika dan Tadris Biologi sebagai program studi yang perlu menunjukkan kemampuan dalam bersaing dengan perguruan tinggi lainnya.
Menurut Rektor, meskipun menggunakan nomenklatur Tadris, kedua program studi tersebut merupakan bidang keilmuan umum yang memiliki peluang untuk berkembang dan berkompetisi secara luas. Karena itu, mahasiswa perlu memanfaatkan kesempatan mengikuti kompetisi nasional sebagai salah satu ruang untuk menunjukkan potensi yang dimiliki.
“Meskipun menggunakan nomenklatur Tadris, program studi tersebut merupakan bidang keilmuan umum yang harus mampu bersaing dengan program studi sejenis di perguruan tinggi lainnya,” jelas Rektor.
Rektor juga mengingatkan bahwa pengembangan program studi tidak dapat dilepaskan dari kontribusi mahasiswa. Keterlibatan dalam kompetisi dan berbagai kegiatan akademik menjadi salah satu bentuk partisipasi dalam membangun kualitas serta citra lembaga.
Membangun Kepercayaan Diri dan Daya Saing
Keikutsertaan Moh. Amirul Rosid diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga dalam mengembangkan kemampuan akademik maupun kesiapan menghadapi kompetisi. Rektor berpesan agar seluruh peserta tidak merasa rendah diri ketika berhadapan dengan perguruan tinggi lain.
Menurutnya, UIN SATU memiliki sumber daya manusia yang mampu berkontribusi dalam berbagai kegiatan nasional. Mahasiswa juga didorong untuk percaya terhadap potensi kampus dan terus berupaya menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Melalui partisipasi tersebut, Program Studi Tadris Fisika diharapkan semakin percaya diri dalam mengembangkan kualitas keilmuan dan mendorong mahasiswa untuk berprestasi. Keikutsertaan ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi UIN SATU dalam menunjukkan daya saing perguruan tinggi di tingkat nasional.
