Ringkasan Berita:
• Tim UI GreenMetric UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung melaksanakan benchmarking ke Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada 21 September 2026.
• Kegiatan membahas berbagai strategi pengelolaan kampus berkelanjutan, mulai dari tata kelola, infrastruktur, energi, air, sampah, hingga transportasi ramah lingkungan.
• UNY berbagi pengalaman mengenai pengelolaan UI GreenMetric yang melibatkan pimpinan, fakultas, unit, dan direktorat.
• Benchmarking menjadi bahan bagi UIN SATU dalam memperkuat pengelolaan kampus hijau, pengumpulan data, dokumentasi evidence, serta budaya keberlanjutan.
Yogyakarta — Tim UI GreenMetric Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung melaksanakan kegiatan benchmarking ke Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Senin (21/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Utara 3, Lantai 3 Gedung Rektorat UNY tersebut menjadi forum pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan praktik baik dalam pengelolaan kampus hijau dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut diikuti 12 anggota Tim UI GreenMetric UIN SATU yang terdiri atas dosen dan tenaga kependidikan dari berbagai bidang keahlian. Agenda benchmarking meliputi paparan pengelolaan UI GreenMetric, diskusi praktik baik, tanya jawab, pembahasan tindak lanjut, serta campus tour.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pengelolaan kampus berkelanjutan sekaligus mendukung optimalisasi capaian UIN SATU dalam UI GreenMetric World University Rankings. Penugasan tersebut mencakup kegiatan benchmarking UI GreenMetric di Universitas Negeri Yogyakarta pada 21–22 September 2026.
UNY Bagikan Strategi Pengelolaan UI GreenMetric
Dalam kegiatan tersebut, UNY memaparkan pengalaman dalam membangun sistem pengelolaan UI GreenMetric yang melibatkan unsur pimpinan, fakultas, unit, dan direktorat. Keterlibatan berbagai unsur tersebut dinilai penting agar pelaksanaan kebijakan keberlanjutan dan pendokumentasian data dapat berjalan secara menyeluruh.
UNY juga menekankan pentingnya tim pengelola UI GreenMetric memiliki akses langsung kepada pimpinan tertinggi universitas. Dengan koordinasi yang kuat, pelaksanaan program keberlanjutan dapat lebih terarah dan kebutuhan data sebagai bukti pelaksanaan program dapat terdokumentasi dengan baik.
Pengelolaan tersebut didukung Peraturan Rektor Nomor 16 Tahun 2021 tentang Kampus Hijau Universitas Negeri Yogyakarta sebagai salah satu landasan kelembagaan dalam pelaksanaan berbagai program keberlanjutan. UNY juga memaparkan pengembangan infrastruktur hijau, seperti penambahan lahan kampus di Kabupaten Blora, perluasan vertical garden, dan pembangunan embung.
Perkuat Efisiensi Energi dan Pengelolaan Sampah
Dalam aspek energi, UNY menerapkan sejumlah strategi, di antaranya penggunaan lampu hemat energi, instalasi panel surya terhubung jaringan atau solar cell on-grid, serta sistem pemantauan dan pengendalian penggunaan listrik. Langkah tersebut diarahkan untuk mengurangi ketergantungan terhadap listrik PLN sekaligus meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan.
Sementara itu, pengelolaan sampah organik dikembangkan melalui pemanfaatan maggot, eco-enzyme, dan komposter. Untuk sampah anorganik, UNY menggunakan mesin pencacah plastik serta menyediakan keranjang pengumpulan botol plastik. Pengelolaan limbah berbahaya juga menjadi perhatian, terutama dalam hal dokumentasi proses pengemasan limbah.
Pengelolaan Air dan Transportasi Berkelanjutan
Pada bidang pengelolaan air, UNY mengembangkan sejumlah fasilitas dan kebijakan, seperti pembangunan embung, pemasangan keran otomatis, Smart Water Station, serta pemanfaatan kembali air bekas wudu untuk penyiraman tanaman dan budidaya ikan hias. Pemantauan kualitas air tanah juga dilakukan untuk melihat dampak pemanfaatannya terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.
Dalam bidang transportasi, UNY menerapkan pembatasan akses kendaraan bermotor melalui empat gerbang masuk dan mengembangkan sistem parkir berbasis teknologi informasi. Selain itu, tersedia dua bus listrik, layanan shuttle mobil listrik, sepeda gratis, serta jalur pedestrian sebagai bagian dari upaya mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan emisi karbon di lingkungan kampus.
Dorong Riset Teknologi Hijau dan Digitalisasi
UNY juga memaparkan rencana penguatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berbasis teknologi hijau. Upaya tersebut mencakup peningkatan penelitian tingkat nasional, pendataan lulusan yang bekerja di sektor green jobs, serta pengembangan perusahaan rintisan.
Untuk memperluas akses publik terhadap informasi dan capaian universitas, UNY mengembangkan website keberlanjutan. Penguatan tata kelola juga dilakukan melalui pengembangan Governance and Digitalization, termasuk penyiapan SDGs Center, pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), serta pengawasan melalui Satuan Pengawas Internal.
Setelah sesi pertemuan, kegiatan dilanjutkan dengan campus tour. Agenda tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran melalui pengamatan langsung terhadap lingkungan dan fasilitas kampus UNY.
Benchmarking Jadi Bahan Penguatan Kampus Hijau UIN SATU
Kegiatan benchmarking menjadi bahan bagi Tim UI GreenMetric UIN SATU dalam merumuskan program penguatan kampus hijau secara bertahap. Pengalaman UNY memberikan gambaran mengenai pentingnya koordinasi di tingkat universitas, konsistensi pelaksanaan kebijakan pada setiap unit, inovasi teknologi ramah lingkungan, serta pengukuran dampak program terhadap masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, UIN SATU diharapkan dapat memperkuat sistem pengumpulan data, meningkatkan kualitas dokumentasi evidence, serta membangun budaya keberlanjutan dengan melibatkan seluruh sivitas akademika.
