Perkuat Silaturahmi, Teguhkan Integritas: Halal Bihalal UIN SATU Tulungagung 1447 H

Kontributor:

Tulungagung—Keluarga besar Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung (UIN SATU Tulungagung) menggelar kegiatan Halal Bihalal Idulfitri 1447 Hijriah pada Selasa (31/03/2026) yang bertempat di Aula Gedung KH. Arief Mustaqiem Lantai 6.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, anggota senat, pejabat akademik dan struktural, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh civitas akademika di lingkungan UIN SATU Tulungagung. Momentum Halal Bihalal ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan pasca Hari Raya Idulfitri.

Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Selanjutnya, laporan kegiatan disampaikan oleh Dr. H. Husnul Maram, M.H.I. (Kepala Biro AUPK)

Dalam laporan tersebut, disampaikan daftar petugas haji tahun 2026 M/1447 H dari keluarga besar UIN SATU Tulungagung. Untuk PPIH Arab Saudi yaitu Dr. Syamsul Umam, Ali Amirul Mu’minin, dan Dr. Bobby Rachman Santoso. PPIH Kloter meliputi Dr. Budi Harianto, Prof. Chusnul Chotimah, Dr. Nur Kholis, dan Dr. Achmad Nurcholis. Petugas Haji Daerah yaitu Dr. Imam Junaris. Sementara itu, untuk haji reguler antara lain Prof. Ngainun Naim, Luqman Hakim Abbas (PPPK), Muhammad Iqbal Filayani (PPPK), serta Dr. Ahmad Fahrudin bersama Arbaul Fauziah.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan SK dan tali asih kepada purna tugas. Tercatat sebanyak 25 purna tugas di lingkungan UIN SATU Tulungagung per Maret 2026, salah satunya Sahuri, S.E., yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya per 1 Februari 2026. Penyerahan ini menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas.

Kegiatan inti kemudian diisi dengan ceramah Halal Bihalal oleh Dr. Mohamad Nurul Huda, M.Pd. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan pentingnya bersegera memohon ampun kepada Allah SWT sebagaimana dalam Surat Ali Imran ayat 133–134. Ia menjelaskan bahwa ampunan Allah terdiri dari dua bentuk, yaitu maghfirah dan ‘afuww. Maghfirah diibaratkan seperti kesalahan yang ditutup atau diperbaiki, sedangkan ‘afuww merupakan penghapusan dosa secara keseluruhan. Momentum Idulfitri menjadi waktu yang tepat untuk kembali kepada fitrah dengan memohon ampunan secara total.

Sejalan dengan semangat kepedulian dan kebersamaan yang disampaikan dalam tausiyah tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan simbolis beasiswa dari Kepolisian Resor Tulungagung sebesar Rp30.000.000,- untuk mahasiswa UIN SATU Tulungagung. Beasiswa tersebut diserahkan oleh Kapolres Tulungagung AKBP Dr. Ihram Kustarto dan diterima langsung oleh Rektor UIN SATU Tulungagung, Prof. Dr. H. Abd. Aziz, M.Pd.I.

Selanjutnya, Rektor UIN SATU Tulungagung memberikan arahan kepada seluruh civitas akademika dengan menekankan pentingnya menjaga integritas, kedisiplinan, dan kualitas kerja. Ia menyampaikan bahwa masyarakat memandang UIN SATU sebagai kampus besar dan berkembang, namun keberhasilan sejatinya diukur dari kontribusi nyata alumni di tengah masyarakat.

Rektor juga mengingatkan bahwa civitas akademika dipersepsikan memiliki keunggulan dalam bidang keagamaan, sehingga perlu menjaga sikap, pergaulan, dan komunikasi agar tidak mengecewakan kepercayaan publik. Selain itu, ia mengajak seluruh dosen dan tenaga kependidikan untuk aktif mempromosikan program studi sebagai upaya memperkuat eksistensi kampus.

Ia menutup arahannya dengan menegaskan pentingnya bekerja secara maksimal, penuh tanggung jawab, serta senantiasa bersyukur atas amanah mengabdi di UIN SATU Tulungagung.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang berlangsung khidmat, dilanjutkan dengan mushafahah sebagai simbol saling memaafkan. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh kehangatan, mencerminkan semangat kebersamaan dan kekeluargaan di lingkungan UIN SATU Tulungagung.

Editor: Ulil Abshor
Skip to content