Dari Riau hingga Sulawesi, UIN SATU Tulungagung Kukuhkan 2.609 Guru Profesional dengan Kelulusan 99,85%

Kontributor:

20260430 Pengukuhan PPG Batch 2 3 2025

Tulungagung — Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung (UIN SATU) menggelar prosesi pengukuhan bagi lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch 2 dan 3 Tahun 2025 pada Kamis (30/04/2026). Bertempat di kampus setempat, sebanyak 500 peserta hadir secara langsung, sementara ribuan peserta lainnya mengikuti jalannya acara secara daring dari berbagai wilayah, mulai dari Riau hingga Sulawesi.

Laporan akademik mencatat bahwa total mahasiswa PPG pada angkatan ini berjumlah 2.615 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.613 mahasiswa mengikuti Uji Kompetensi Mahasiswa PPG (UKMPPG) dengan angka kelulusan yang sangat impresif mencapai 99,85%, atau sebanyak 2.609 orang dinyatakan lulus sebagai guru profesional. Keberhasilan ini mencakup berbagai bidang studi, dengan rincian mayoritas berasal dari Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak 2.007 orang, diikuti Guru Kelas MI (382), Bahasa Arab (126), dan Guru Kelas RA (100).

Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Dr. Sutopo, M.Pd., dalam sambutannya memberikan apresiasi mendalam atas perjuangan para mahasiswa, termasuk mereka yang tetap bersemangat menuntaskan pendidikan di tengah kondisi personal yang menantang, seperti saat melahirkan. Beliau menekankan bahwa pelaksanaan pengukuhan ini merupakan inisiasi murni dari para mahasiswa sendiri.

“Setelah pengukuhan ini, saudara resmi menjadi bagian dari keluarga besar FTIK UIN SATU Tulungagung. Jaga nama baik almamater dan jadikan gelar profesional ini sebagai bukti kompetensi saudara di masyarakat,” pesan Dr. Sutopo. Ia juga mengingatkan agar tunjangan profesi yang nantinya diterima dapat disisihkan sebagian untuk terus meningkatkan kompetensi diri secara berkelanjutan.

Senada dengan hal tersebut, Rektor UIN SATU Tulungagung, Prof. Dr. Abd Aziz, M.Pd.I. dalam sambutannya menyoroti luasnya jangkauan program ini yang mencakup peserta dari 19 provinsi di Indonesia. Dukungan pembiayaan program PPG ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara LPTK UIN Tulungagung dengan Kementerian Agama melalui dana APBN, serta kontribusi APBD dari berbagai pemerintah daerah seperti Kabupaten Trenggalek, Nganjuk, dan Tulungagung.

“Para alumni PPG diharapkan tetap bisa menjalin komunikasi dengan prodi dan lembaga UIN SATU karena saat ini saudara sekalian sudah menjadi bagian dari keluarga besar UIN SATU Tulungagung, yang secara resmi ditandai dengan kepemilikan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) kampus ini,” ujar Rektor dalam sambutannya.

Proses pendidikan yang ditempuh para peserta berlangsung sejak 3 September hingga 6 November 2025, yang meliputi pendalaman materi mandiri selama satu bulan, induksi, pendampingan dari dosen, hingga pelaksanaan Uji Pengetahuan (UP) dan Uji Kinerja (UKin). Ke depan, kampus berencana membentuk ikatan alumni PPG di setiap kota serta menawarkan skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan program S2 dengan sistem hybrid untuk mendorong para alumni melanjutkan pendidikan.

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Kabid PAIS Kanwil Jatim Dr. H. Moh. Amak Burhanudin, M.Pd.I., perwakilan Kemenag dari berbagai daerah, serta Dinas Pendidikan kabupaten sekitar yang memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan kualitas tenaga pendidik di Indonesia.

Dengan pengukuhan ini, para lulusan diharapkan dapat mengenal lebih dekat beragam program studi di FTIK, termasuk prodi baru seperti S1 Sains Data dan S1 Teknologi Pangan serta Hasil Pertanian, guna memperkuat jejaring akademik dan profesional di masa depan.

Editor: Ulil Abshor
Photographer: Ulil Abshor
Skip to content