Tulungagung – Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung melaksanakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Akademik Masa Jabatan 2023–2027 sekaligus Pengangkatan Pertama Jabatan Fungsional PNS Formasi 2024 pada Senin (3/8/2026) di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat UIN SATU Tulungagung.
Bukan sekadar seremoni, momen ini menjadi bagian dari langkah UIN SATU merapikan tata kelola kelembagaannya — mulai dari penyesuaian struktur organisasi, pengembangan unit-unit strategis, hingga penataan ulang sumber daya manusia di lingkungan kampus.
Rektor UIN SATU Tulungagung, Prof. Dr. Abd. Aziz, M.Pd.I., yang memimpin langsung prosesi pelantikan, melantik sembilan pejabat akademik dan mengambil sumpah tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang untuk pertama kalinya menduduki jabatan fungsional sebagai Asisten Ahli.
Dalam sambutannya, Prof. Abd. Aziz mengingatkan bahwa jabatan yang baru saja diserahkan bukan perkara sepele.
“Selamat kepada Bapak dan Ibu yang baru dilantik. Amanah ini harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Sumpah jabatan yang telah diucapkan bukan hanya kepada lembaga, tetapi juga kepada Allah SWT,” ujarnya.
Ia menambahkan, reposisi jabatan yang dilakukan bukan berangkat dari pertimbangan pribadi, melainkan menyesuaikan kebutuhan organisasi dengan regulasi terbaru. Perubahan nomenklatur ini, menurutnya, adalah cara UIN SATU tetap adaptif di tengah dinamika pendidikan tinggi yang terus bergerak.
Berikut pejabat akademik yang resmi menempati posisi barunya:
- Dr. Ainun Nikmati Laily, M.Si. — Koordinator Program Studi Tadris Biologi, Jurusan Ilmu Keguruan, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
- Nani Sunarmi, S.Si., M.Sc. — Koordinator Program Studi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
- Nadia Roosmalita Sari, S.Pd., M.Kom. — Koordinator Program Studi Informatika, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah
- Dr. Ahmad Fahrudin, M.Pd.I. — Kepala UPT Perpustakaan
- Fahmi Arif, M.H. — Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu (LPM)
- Dr. Yudi Krisno Wicaksono, M.IP. — Kepala Pusat Akreditasi dan Sertifikasi, Lembaga Penjaminan Mutu
- Dr. Makherus Sholeh, M.Pd.I. — Kepala Pusat Jurnal, Publikasi, dan Penerbitan, LP2M
- Dr. Syamsul Umam, S.H.I., M.H. — Kepala Pusat Pengembangan Ekoteologi, Moderasi Beragama, dan Kepesantrenan, LP2M
- Khilman Rofi’azmi, M.Pd., CIQaR — Kepala Pusat Admisi dan Promosi, Lembaga Penjaminan Mutu
Sementara tiga PNS Formasi 2024 yang diangkat dalam jabatan fungsional pertama sebagai Asisten Ahli adalah Ahmad Baihaqi, M.Kom., Naila Arum Rifkiana, M.Biomed., dan Zahrina Nabila Abidin, M.M.
Dalam arahannya, Rektor menyinggung soal Program Studi Informatika yang belakangan makin diminati calon mahasiswa. Menurutnya, tingginya animo masyarakat itu justru menjadi beban tersendiri bagi kampus.
“Harapan masyarakat terhadap program studi baru sangat tinggi. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara serius agar mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas,” katanya.
Prof. Abd. Aziz juga menyoroti pembentukan Pusat Admisi dan Promosi, unit yang kini punya tugas khusus merancang strategi penerimaan mahasiswa baru. Ia menyebut admisi sebagai “ujung tombak” daya saing kampus.
“Admisi adalah salah satu core business perguruan tinggi. Dengan adanya pejabat definitif, kami berharap unit ini semakin berkembang dan mampu menghadirkan berbagai inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Tak berhenti di situ, ia menjelaskan bahwa lahirnya Pusat Akreditasi dan Sertifikasi merupakan jawaban atas perubahan regulasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Unit ini nantinya bertugas mengawal proses akreditasi program studi, sekaligus menghidupkan kembali Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) supaya bisa memberi nilai tambah bagi mahasiswa dan alumni.
Adapun kehadiran Pusat Pengembangan Ekoteologi, Moderasi Beragama, dan Kepesantrenan disebutnya sebagai penguatan identitas UIN SATU sebagai kampus yang memadukan nilai-nilai keislaman, moderasi beragama, dan kepedulian pada lingkungan. Unit baru ini, kata Prof. Abd. Aziz, membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai direktorat di Kementerian Agama.
Rektor turut menyampaikan apresiasi atas hasil penerimaan mahasiswa baru UIN SATU tahun 2026, yang menurutnya mampu bersaing dengan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) lain di Jawa Timur. Ia menyebut UIN SATU menjadi salah satu PTKIN dengan capaian penerimaan mahasiswa yang membanggakan tahun ini — sekaligus penggagas berdirinya Forum Admisi PTKIN Indonesia, forum nasional yang mewadahi sinergi antar-PTKIN dalam pengelolaan penerimaan mahasiswa baru.
Menutup sambutannya, Prof. Abd. Aziz berpesan kepada seluruh pejabat yang baru dilantik untuk terus memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi dengan pimpinan unit masing-masing. Harapannya sederhana: amanah yang diberikan dijalankan dengan integritas dan tanggung jawab, demi mewujudkan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.
