Benchmarking ke UIN Malang, Tim QS WUR UIN SATU Perkuat Strategi Menuju Pemeringkatan Internasional

Kontributor:

WhatsApp Image 2026 10 05 at 15.37.05

Malang — Dalam upaya mewujudkan target agar Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dapat terdaftar dalam QS World University Rankings (QS WUR), Tim QS WUR Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung melaksanakan kegiatan benchmarking ke Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang pada Jumat, 2 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mempelajari pengalaman dan praktik baik UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam mengelola keikutsertaan universitas pada pemeringkatan internasional.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Lantai 4 Gedung Rektorat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tersebut dibuka secara resmi oleh Dr. H. Abdul Bashith, S.Pd., M.Si. selaku Sekretaris LPM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Pihak UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyambut baik kunjungan ini sebagai sarana berbagi pengetahuan dan pengalaman antarperguruan tinggi keagamaan Islam negeri dalam upaya meningkatkan reputasi akademik di tingkat global.

Materi benchmarking disampaikan oleh Dr. H. Helmi Syaifuddin, M.Fil.I. selaku Kepala Pusat Pemeringkatan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Dalam paparannya, narasumber menguraikan strategi penguatan yang perlu ditempuh agar universitas dapat terdaftar dalam berbagai kategori pemeringkatan QS, mulai dari QS World University Rankings by Subject, QS World University Rankings: Asia, hingga QS World University Rankings tingkat dunia. Pembahasan ini memberikan gambaran mengenai tahapan, persyaratan, serta kesiapan data yang dibutuhkan oleh perguruan tinggi untuk dapat masuk ke dalam masing-masing kategori pemeringkatan tersebut.

Salah satu fokus utama pembahasan adalah penguatan penelitian dan publikasi ilmiah yang terindeks Scopus. Data publikasi dan sitasi yang bersumber dari basis data Scopus menjadi dasar penilaian sejumlah indikator dalam pemeringkatan QS, sehingga peningkatan jumlah dan kualitas publikasi dosen menjadi kebutuhan yang mendesak. Pembahasan berikutnya berkaitan dengan mekanisme pengiriman daftar responden untuk survei reputasi akademik (academic survey) dan survei reputasi pengguna lulusan (employer survey). Kedua survei tersebut menjadi dasar indikator Academic Reputation dan Employer Reputation yang memiliki kontribusi besar dalam pemeringkatan QS. Oleh karena itu, universitas perlu menyiapkan daftar akademisi dan mitra pengguna lulusan yang kredibel, relevan, serta memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh QS.

Selain pemaparan materi, kegiatan benchmarking juga diisi dengan sesi workshop secara langsung mengenai penggunaan akun QS Hub dan tata cara pengisian data. Melalui sesi praktik ini, Tim QS WUR memperoleh pemahaman teknis mengenai alur kerja pada platform QS Hub, mulai dari pengelolaan akun hingga penginputan data institusi yang menjadi bahan penilaian dalam pemeringkatan.

Kegiatan benchmarking ini menjadi bahan penting bagi Tim QS WUR Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dalam merumuskan langkah tindak lanjut secara terarah dan bertahap. Pengalaman UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menunjukkan pentingnya kesiapan data institusi, penguatan publikasi ilmiah bereputasi, penyusunan daftar responden survei reputasi, serta pengelolaan akun QS Hub secara tertib. Melalui kegiatan ini, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung diharapkan dapat mempercepat langkah menuju pemeringkatan QS, baik di tingkat subjek, kawasan Asia, maupun dunia.

Editor: Devita Nurwati
Photographer: Kontributor
Skip to content