Kunjungi UIN SATU, Menag Apresiasi Kampus Hijau dan Dorong Implementasi Ekoteologi Berbasis Literasi Al-Qur’an

Kontributor:

kunjungan menag di uinsatu 2026 11

Tulungagung — UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung menerima kunjungan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Nasaruddin Umar, dalam rangka pengarahan bertema “Implementasi Ekoteologi dan Literasi Qur’an dalam Ekosistem Pendidikan Tinggi Islam Berdampak”, Kamis (16/04/2026), bertempat di Aula Prajna Paramita.

Kunjungan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat arah pengembangan pendidikan tinggi Islam berbasis integrasi keilmuan, nilai keislaman, serta kesadaran ekologis.

Menteri Agama hadir didampingi oleh Dr. H. Ismail Cawidu (Staf Khusus Menteri Agama RI), Prof. Dr. Salman Maggalatung (Tenaga Ahli Menteri Agama RI), dan Dr. H. Basnang Said (Direktur Pondok Pesantren Ditjen Pendis Kemenag RI), serta Dr. H. Sruji Bahtiar (Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur).

Kehadiran Menteri disambut langsung oleh Rektor UIN SATU Tulungagung, Prof. Abdul Aziz, beserta jajaran pimpinan universitas. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur, Plt. Bupati Tulungagung, Kepala Kankemenag Tulungagung, para Kepala Madrasah Negeri, penyuluh agama, serta tokoh ulama di lingkungan Tulungagung.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan di kampus, dilanjutkan dengan peninjauan ruang terbuka hijau sebagai bagian dari komitmen kampus dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Menteri Agama memberikan perhatian khusus terhadap tata kelola lingkungan kampus yang dinilai asri, tertata, dan mencerminkan harmoni antara alam dan aktivitas akademik.

Selanjutnya, Menteri Agama melakukan penandatanganan prasasti Gedung Laboratorium Terpadu dan Gedung SATU Klinik sebagai bagian dari penguatan sarana prasarana pendidikan dan layanan kesehatan di lingkungan kampus. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan jamuan makan malam bersama sebagai bagian dari rangkaian penyambutan sekaligus menemani Menteri Agama berbuka puasa.

Puncak kegiatan berlangsung dalam sesi pengarahan Menteri Agama yang diikuti oleh ratusan peserta dari unsur pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta tamu undangan. Dalam arahannya, Menteri menekankan pentingnya penguatan literasi Al-Qur’an yang tidak hanya dimaknai secara tekstual, tetapi juga kontekstual melalui pendekatan ekoteologi.

“Hakikat membaca tidak hanya terbatas pada teks, tetapi juga pada realitas alam sebagai bagian dari tanda-tanda kebesaran Tuhan,” ujarnya.

Usai kegiatan pengarahan, Menteri Agama juga memberikan keterangan kepada media dalam sesi konferensi pers. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi terhadap tata kelola lingkungan kampus UIN SATU Tulungagung yang dinilai estetis dan ramah lingkungan.

Menurutnya, UIN SATU Tulungagung layak menjadi role model pembangunan kampus berbasis lingkungan yang berkelanjutan di Indonesia.

“Kampus ini sangat layak menjadi role model dalam pembangunan perguruan tinggi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Sementara itu, Rektor UIN SATU, Prof. Abdul Aziz, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menteri serta menegaskan pentingnya sinergi antara kebijakan nasional dan implementasi di tingkat perguruan tinggi.

“Kehadiran Bapak Menteri menjadi penguatan bagi kami dalam mengembangkan kampus berbasis integrasi keilmuan dan pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.

Kunjungan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara kebijakan nasional dan implementasi di tingkat perguruan tinggi, sekaligus menegaskan komitmen UIN SATU dalam menghadirkan pendidikan Islam yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakar pada nilai spiritual dan kepedulian ekologis.

Editor: Ulil Abshor
Photographer: M. Anwar Aziz
Skip to content