Tulungagung — Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung (UIN SATU Tulungagung) mengikuti pelantikan Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun 2024 di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia yang dilaksanakan secara hybrid, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan pelantikan terpusat di Auditorium H.M. Rasjidi Kementerian Agama RI dan diikuti secara daring oleh seluruh satuan kerja, termasuk UIN SATU Tulungagung yang bertempat di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat.
Sebanyak 34 PNS Formasi Tahun 2024 di lingkungan UIN SATU Tulungagung resmi dilantik pada momentum tersebut. Jumlah tersebut terdiri atas 24 dosen dan 10 tenaga kependidikan, termasuk satu formasi penempatan IKN. Pelantikan ini menjadi tonggak awal pengabdian para ASN baru sebagai bagian dari sivitas akademika UIN SATU Tulungagung.
Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, dalam arahannya menegaskan pentingnya karakter ASN Kementerian Agama yang berlandaskan nilai “ISTIQAMAH”, yakni Ikhlas, Sabar, Tawadhu, Ihsan, Qanaah, Amanah, Akhlak, dan Hikmah. Menag mengingatkan bahwa ASN Kementerian Agama tidak hanya dituntut profesional dalam bekerja, tetapi juga harus mampu menjaga integritas moral serta menjadi teladan di tengah masyarakat.
Menag juga menekankan pentingnya kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan transformasi digital. Menurutnya, ASN Kementerian Agama harus memiliki karakter high tech sekaligus high touch, yakni mampu menguasai teknologi informasi namun tetap menghadirkan pelayanan yang humanis dan berkesan kepada masyarakat.
“Critical thinking tetap menjadi kemampuan utama ASN. Secanggih apa pun teknologi yang digunakan, integritas dan akhlak harus tetap menjadi fondasi,” tegas Menag.
Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Prof. Kamaruddin Amin menjelaskan bahwa proses seleksi CPNS Formasi 2024 dilaksanakan secara kompetitif, objektif, transparan, dan berbasis meritokrasi. Menurutnya, pengadaan ASN Kementerian Agama tidak sekadar membuka lapangan pekerjaan, melainkan menjadi upaya menghadirkan SDM unggul yang mampu menjadi penggerak program prioritas kementerian.
“Seleksi CPNS bukan hanya sarana menyediakan pekerjaan, tetapi menjadi gerbang untuk melahirkan agen perubahan dan duta Asta Protas Kementerian Agama,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh mengingatkan para ASN baru agar senantiasa menjaga nama baik institusi dan menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas.
Ia menekankan konsep ASN “4K Pro Masyarakat”, yakni Kecepatan Layanan, Kemudahan Layanan, Kemanfaatan Kebijakan, dan Kebahagiaan Masyarakat.
“Jagalah nama baik ASN dan instansi. Kehadiran ASN harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Rektor UIN SATU Tulungagung, Prof. Abd. Aziz turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh PNS yang telah menyelesaikan masa percobaan dan resmi menjadi ASN di lingkungan UIN SATU Tulungagung.
“Hari ini Saudara resmi menjadi bagian dari sivitas akademika UIN SATU Tulungagung. Ini bukan hanya tentang status pekerjaan, tetapi awal dari perjalanan pengabdian kepada bangsa, agama, dan negara,” ujarnya.
Rektor juga mengingatkan agar para ASN baru senantiasa memegang teguh sumpah dan janji yang telah diucapkan dalam pelantikan. Menurutnya, pengabdian ASN harus dilandasi niat tulus untuk memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
“Khoirunnas anfauhum linnas, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Nilai itu ditanamkan dalam diri ASN, maka insyaAllah tidak hanya sukses dalam karier, tetapi juga sukses dunia dan akhirat,” tutur Rektor.
Dalam arahannya, Rektor turut menyoroti pentingnya menjaga integritas dan etika dalam kehidupan akademik maupun sosial. Ia mengingatkan bahwa ASN harus berhati-hati dalam bersikap, berkomunikasi, serta membangun relasi di lingkungan kerja, terutama di tengah tingginya perhatian publik terhadap isu kekerasan seksual, kesehatan mental, dan etika komunikasi.
“Kita harus menjaga integritas sebagai ASN, khususnya di UIN SATU Tulungagung. Jangan sampai terjadi tindakan yang melampaui batas, baik secara fisik maupun verbal. Saat ini masyarakat sangat kritis dan semua dapat dengan mudah menjadi perhatian publik,” tegas Rektor.
Rektor juga menekankan pentingnya menjaga unggah-ungguh, sopan santun, dan budaya akademik di lingkungan kampus. Menurutnya, hubungan harmonis antara ASN muda dan senior harus dibangun melalui sikap saling menghormati dan semangat kolaborasi.
Lebih lanjut, Rektor mengajak seluruh ASN baru untuk mensyukuri amanah yang telah diberikan dan menjadikan UIN SATU Tulungagung sebagai rumah kedua dalam berkarya dan mengabdi.
“Ini adalah tempat pengabdian Saudara. Anggaplah kampus ini sebagai ladang yang harus diolah dengan sebaik-baiknya. Jika dikelola dengan penuh kesungguhan dan keikhlasan, maka akan menjadi masa depan yang baik bagi Saudara semua,” sambut Rektor.
Ia juga menegaskan bahwa ASN dituntut untuk terus produktif, adaptif terhadap sistem kerja baru, serta mampu menghasilkan inovasi dan karya yang berdampak bagi pengembangan institusi.
Kegiatan pelantikan yang berlangsung khidmat dan penuh haru menjadikan momentum ini sekaligus menjadi penguat komitmen UIN SATU Tulungagung dalam membangun tata kelola ASN yang profesional, adaptif, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik yang humanis serta berkualitas.
