UIN SATU Lepas 107 Kontingen PORSI JAWARA II, Rektor Tekankan Sportivitas dan Integritas

Kontributor:

20260904 Pelepasan Kontingen PORSI Jawara

Ringkasan Berita:

-UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung melepas kontingen untuk mengikuti PORSI JAWARA II di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, 9–12 September 2026.

-Sebanyak 107 anggota kontingen terdiri atas 1 pimpinan kontingen, 90 peserta, 6 pelatih, dan 10 official pendamping.

-Kontingen UIN SATU akan berkompetisi dalam berbagai cabang olahraga, seni, dan bidang ilmiah.

-Rektor menekankan sportivitas, integritas, disiplin, mental juara, serta pentingnya menjaga nama baik almamater.

Tulungagung —UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung melepas kontingen yang akan mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Se-Jawa Madura (PORSI JAWARA) II di UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan pada 9–12 September 2026. Pengarahan sekaligus pelepasan kontingen berlangsung di Aula Rektorat Lantai 3, Jumat (4/9/2026).

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Prof. Dr. H. Syamsun Ni’am, M.Ag., menyampaikan bahwa UIN SATU memberangkatkan 107 anggota kontingen yang terdiri atas 1 pimpinan kontingen, 90 peserta, 6 pelatih, dan 10 official pendamping.

Kontingen UIN SATU akan mengikuti berbagai bidang kompetisi. Pada bidang olahraga, peserta mengikuti tenis meja, badminton, catur, pencak silat, panjat dinding, futsal, dan bola voli. Bidang seni meliputi MTQ, MHQ, MSQ, pop solo, dai, baca puisi mahasiswa asing, kaligrafi, dan film pendek. Sementara bidang ilmiah mencakup debat bahasa Arab, debat bahasa Inggris, debat konstitusi, MFQ, business plan, media pembelajaran, dan MTK.

Wakil Rektor III Bekali Kontingen dengan Kesiapan Mental dan Fisik

Dalam sambutannya, Prof. Syamsun Ni’am menyampaikan bahwa pengarahan tersebut menjadi bagian dari pembekalan bagi seluruh peserta sebelum berkompetisi. Ia meminta kontingen mempersiapkan diri secara maksimal, baik secara mental maupun fisik.

“Ini adalah bagian dari pembekalan kita untuk mengikuti PORSI JAWARA di Pekalongan. Mudah-mudahan apa yang sudah dipersiapkan secara maksimal oleh anak-anak kita ini nanti membuahkan hasil,” ujarnya.

Syamsun Ni’am juga menyampaikan apresiasi kepada Rektor UIN SATU atas dukungan yang diberikan kepada kontingen. Dukungan tersebut memungkinkan 107 anggota kontingen mengikuti berbagai cabang kompetisi dalam PORSI JAWARA II.

Ia berharap seluruh peserta mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan membuktikan prestasi UIN SATU di tengah kompetisi yang mempertemukan mahasiswa PTKIN se-Jawa dan Madura.

“Harapan kita tentu semua bisa mendapatkan hasil yang terbaik, bisa menunjukkan bahwa UIN SATU ini hebat, dan mudah-mudahan semua target yang sudah kita persiapkan bisa tercapai,” tuturnya.

Selain PORSI JAWARA II, Syamsun Ni’am menyampaikan bahwa UIN SATU juga mulai mempersiapkan agenda Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) yang dijadwalkan berlangsung pada 3–7 November 2026. Persiapan tersebut mencakup pembahasan petunjuk teknis serta penjaringan mahasiswa untuk bidang-bidang yang diperlombakan.

Rektor Tekankan Sportivitas dan Integritas

Setelah pengarahan dari Wakil Rektor, Rektor UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Prof. Dr. H. Abdul Aziz, M.Pd.I., memberikan arahan kepada seluruh kontingen.

Rektor mengingatkan bahwa kesempatan menjadi bagian dari kontingen merupakan kepercayaan sekaligus tanggung jawab untuk membawa nama baik almamater. Para peserta tidak hanya dituntut mengejar prestasi, tetapi juga menunjukkan sikap yang baik selama mengikuti kompetisi.

Rektor juga menegaskan bahwa PORSI JAWARA bukan sekadar ajang untuk memperoleh kemenangan. Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antarmahasiswa dari 17 PTKIN di Jawa dan Madura serta membangun jejaring dengan mahasiswa dari perguruan tinggi lainnya.

“Tujuan utama adanya PORSI Jawa-Madura ini adalah ingin merekatkan minimal 17 PTKIN di bawah Kementerian Agama dengan melalui atau menunjukkan potensi dan juga prestasinya masing-masing,” ujarnya.

Karena itu, mahasiswa diminta memanfaatkan kesempatan bertemu dengan peserta dari PTKIN lain untuk membangun relasi dan pengalaman.

“Tolong dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Menang dengan Cara yang Terhormat

Dalam kompetisi, Rektor menekankan bahwa kemenangan memang penting, tetapi harus dicapai dengan cara yang benar. Sportivitas dan integritas menjadi prinsip yang tidak boleh ditinggalkan oleh seluruh peserta.

“Menang itu penting. Tapi untuk bisa membawa sebuah kehormatan itu menjadi sebuah tujuan utama juga,” ujarnya.

Rektor menambahkan, peserta tidak boleh menghalalkan segala cara demi memperoleh kemenangan.

“Jangan menghalalkan segala cara untuk menang, tapi bagaimana menang dengan halal,” tegasnya.

Selain sportivitas, kedisiplinan juga menjadi perhatian. Peserta diminta mengikuti arahan pelatih, menjaga sikap, serta tidak mudah terpengaruh atau terprovokasi oleh kontingen lain.

“Disiplin itu penting. Dalam sebuah kejuaraan itu disiplin itu menjadi penting,” tuturnya.

Perkuat Pendampingan dan Kesiapan Kontingen

Rektor juga meminta pendamping memberikan perhatian terhadap kondisi kesehatan dan kesiapan fisik peserta selama berada di Pekalongan. Menurutnya, pendampingan menjadi bagian penting karena kontingen membawa mahasiswa dalam jumlah besar dan harus memastikan mereka dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik.

Rektor mendorong adanya dukungan tenaga kesehatan, termasuk tenaga yang memiliki kemampuan menangani kebutuhan fisik peserta, serta kesiapan obat-obatan dan pertolongan awal.

Selain itu, Rektor mengusulkan adanya tempat transit atau basecamp khusus bagi kontingen selama berada di Pekalongan. Tempat tersebut diharapkan dapat digunakan peserta untuk beristirahat dan menjaga kondisi fisik maupun mental selama rangkaian pertandingan berlangsung.

Melalui pelepasan ini, UIN SATU berharap seluruh kontingen mampu memberikan penampilan terbaik dalam PORSI JAWARA II, meraih prestasi secara sportif, serta tetap menjunjung integritas dan kehormatan almamater.

Keikutsertaan dalam PORSI JAWARA II sekaligus menjadi bagian dari komitmen UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dalam mendorong mahasiswa untuk berkembang dan berprestasi di bidang olahraga, seni, dan ilmiah.

Editor: Ulil Abshor
Photographer: M. Anwar Aziz
Skip to content